Showing posts with label Zone Kecelakaan. Show all posts
Showing posts with label Zone Kecelakaan. Show all posts
Sunday, October 9, 2011
Kisah Pemuda Yang Selamat Dari Maut Setelah Terkubur Selama 30 Menit
Seorang remaja California bertahan selama 30 menit setelah terowongan pasir runtuh awal pekan ini, tim penyelamat menggali pasir untuk mencoba menemukannya. Matt Mina (17)thn sedang menggali parit sedalam 6 kaki di Newport Beach, ketika pasir itu runtuh , dan dia terperangkap di bawah tanah. dia mengira akan mati, dan sempat pingsan saat dia berjuang untuk bernapas.akhirnya dia pun berhasil di selamatkan oleh tim penyelamat.. ketika ditemukan dia msh dlm keadaan tdk sadarkan diri.
Wednesday, March 9, 2011
Terungkap!!! Jatuhnya UFO Di Rusia Pada Tahun 1969 Silam
Banyak orang telah mengetahui tentang Roswell 1947, sebuah peristiwa yang dipercaya banyak orang sebagai jatuhnya pesawat UFO di wilayah Roswell, New Mexico. Dan sekarang, informasi rahasia tentang jatuhnya UFO di Rusia tahun 1969 mulai terungkap.
Beberapa waktu yang lalu, rekaman video yang disebut sebagai otopsi alien muncul ke permukaan. Dalam rekaman itu disebut bahwa alien yang diotopsi berasal dari Roswell. Namun kemudian terungkap bahwa rekaman video tersebut adalah karya brilian dari seorang seniman bernama Ray Santilli. Jadi ketika rekaman otopsi lain muncul, publik lebih berhati-hati menanggapinya. Demikian pula dengan rekaman ini.
Jatuhnya UFO di Rusia tahun 1969 merupakan sebuah kasus yang berasal dari apa yang disebut "Secret KGB Files", sejenis X-FILE nya Amerika. Informasi tentang jatuhnya UFO ini disebut bocor akibat ada oknum yang telah menyelundupkan informasi tersebut keluar ketika Negara Uni Sovyet bubar. Konon pennyelundup informasi itu dibayar $10.000 agar mau membawanya keluar dari arsip KGB. Informasi ini pertama kali ditampilkan ke publik dalam acara TV TNT pada tanggal 13 September 1998 dengan judul "The secret UFO Files of the KGB". Acara itu menampilkan rekaman video dan foto-foto ekskavasi pesawat UFO dan otopsi terhadap tubuh alien.


Menurut file rahasia tersebut, peristiwa tersebut terjadi di kota Sverdlovsky yang dahulu pada jaman Uni Sovyet bernama Yekaterinburg. Pertama dilaporkan terjadi sebuah tabrakan keras pada Maret 1969. Kemudian lokasi kejadian segera diamankan oleh milter Rusia dan satu tubuh alien yang sudah mati ditemukan di dalam pesawat tersebut. Pesawat dan sisa tubuh alien tersebut segera dibawa ke sebuah lokasi rahasia. dan tubuh itu segera diotopsi. Proses ekskavasi dan otopsi tersebut diabadikan dengan kamera foto dan kamera video. Proses otopsi hanya menunjukkan bagian perut dan lengan dari mayat tersebut. Dilihat dari ukuran perut dan lengan tersebut, dipastikan alien tersebut bertubuh kecil.

Para peneliti yang menyelidiki rekaman video ekskavasi menemukan hal-hal yang mungkin meneguhkan keaslian rekaman tersebut. Misalnya, seragam petugas militer yang digunakan persis seperti yang digunakan oleh personel militer pada tahun 1969. Truk yang terihat di rekaman tersebut adalah model Circa tahun 1950 model ZIS151 yang sudah lama tidak digunakan oleh personel militer. Jika rekaman itu adalah sebuah hoax atau tipuan, maka penipu tersebut akan kesulitan menemukan truk tersebut sebagai alat penipuannya. Semua elemen yang terlihat dalam rekaman tersebut terlihat alami seperti gerakan para personel militer, timing film tersebut dan pesawat UFO itu sendiri.
Beberapa dokumen lain bahkan juga ikut mengkonfirmasikan terjadinya peristiwa tersebut. Seorang saksi mata berani bersumpah bahwa peristiwa tersebut benar-benar terjadi. Dan satu bukti yang lain adalah, pada rekaman otopsi, terlihat adanya personel yang mengenakan topi dan gaun jenis tertentu yang ternyata merupakan pakaian kedokteran yang umum pada tahun itu.
Ruangan yang dipakai untuk otopsi terlihat wajar tanpa ada dekorasi yang berarti. 3 orang pria berumur antara 20 hingga 30 tahunan sedang melakukan otopsi dan seorang wanita sedang mencatat proses otopsi tersebut. Wanita itu diidentifikasi sebagai stenograf KGB bernama OA Pshonikina. Perut dan lengan alien tersebut ditaruh di atas meja dan disampingnya ada dokumen yang mendukung proses otopsi tersebut.

Namun bagaimanapun juga, banyak orang yang masih meragukan kisah ini. Selama otoritas Rusia tidak membuka informasi tersebut, maka kisah ini masih akan misteri.
Beberapa waktu yang lalu, rekaman video yang disebut sebagai otopsi alien muncul ke permukaan. Dalam rekaman itu disebut bahwa alien yang diotopsi berasal dari Roswell. Namun kemudian terungkap bahwa rekaman video tersebut adalah karya brilian dari seorang seniman bernama Ray Santilli. Jadi ketika rekaman otopsi lain muncul, publik lebih berhati-hati menanggapinya. Demikian pula dengan rekaman ini.
Jatuhnya UFO di Rusia tahun 1969 merupakan sebuah kasus yang berasal dari apa yang disebut "Secret KGB Files", sejenis X-FILE nya Amerika. Informasi tentang jatuhnya UFO ini disebut bocor akibat ada oknum yang telah menyelundupkan informasi tersebut keluar ketika Negara Uni Sovyet bubar. Konon pennyelundup informasi itu dibayar $10.000 agar mau membawanya keluar dari arsip KGB. Informasi ini pertama kali ditampilkan ke publik dalam acara TV TNT pada tanggal 13 September 1998 dengan judul "The secret UFO Files of the KGB". Acara itu menampilkan rekaman video dan foto-foto ekskavasi pesawat UFO dan otopsi terhadap tubuh alien.


Menurut file rahasia tersebut, peristiwa tersebut terjadi di kota Sverdlovsky yang dahulu pada jaman Uni Sovyet bernama Yekaterinburg. Pertama dilaporkan terjadi sebuah tabrakan keras pada Maret 1969. Kemudian lokasi kejadian segera diamankan oleh milter Rusia dan satu tubuh alien yang sudah mati ditemukan di dalam pesawat tersebut. Pesawat dan sisa tubuh alien tersebut segera dibawa ke sebuah lokasi rahasia. dan tubuh itu segera diotopsi. Proses ekskavasi dan otopsi tersebut diabadikan dengan kamera foto dan kamera video. Proses otopsi hanya menunjukkan bagian perut dan lengan dari mayat tersebut. Dilihat dari ukuran perut dan lengan tersebut, dipastikan alien tersebut bertubuh kecil.

Para peneliti yang menyelidiki rekaman video ekskavasi menemukan hal-hal yang mungkin meneguhkan keaslian rekaman tersebut. Misalnya, seragam petugas militer yang digunakan persis seperti yang digunakan oleh personel militer pada tahun 1969. Truk yang terihat di rekaman tersebut adalah model Circa tahun 1950 model ZIS151 yang sudah lama tidak digunakan oleh personel militer. Jika rekaman itu adalah sebuah hoax atau tipuan, maka penipu tersebut akan kesulitan menemukan truk tersebut sebagai alat penipuannya. Semua elemen yang terlihat dalam rekaman tersebut terlihat alami seperti gerakan para personel militer, timing film tersebut dan pesawat UFO itu sendiri.
Beberapa dokumen lain bahkan juga ikut mengkonfirmasikan terjadinya peristiwa tersebut. Seorang saksi mata berani bersumpah bahwa peristiwa tersebut benar-benar terjadi. Dan satu bukti yang lain adalah, pada rekaman otopsi, terlihat adanya personel yang mengenakan topi dan gaun jenis tertentu yang ternyata merupakan pakaian kedokteran yang umum pada tahun itu.
Ruangan yang dipakai untuk otopsi terlihat wajar tanpa ada dekorasi yang berarti. 3 orang pria berumur antara 20 hingga 30 tahunan sedang melakukan otopsi dan seorang wanita sedang mencatat proses otopsi tersebut. Wanita itu diidentifikasi sebagai stenograf KGB bernama OA Pshonikina. Perut dan lengan alien tersebut ditaruh di atas meja dan disampingnya ada dokumen yang mendukung proses otopsi tersebut.

Namun bagaimanapun juga, banyak orang yang masih meragukan kisah ini. Selama otoritas Rusia tidak membuka informasi tersebut, maka kisah ini masih akan misteri.
Sunday, February 20, 2011
Ekstrem!!! Fenomena Alam Pencabut Nyawa
Fenomena Alam Pencabut Nyawa
Kedengarannya memang ironis. Walau sebentar lagi umat manusia akan memasuki era millennium ketiga yang amat sarat dengan teknologi dan kebudayaan tinggi, masih saja ada tragedi yang mengingatkan kita pada zaman para dewa. Dahulu kala, menurut legenda Yunani, konon Bumi ini dikuasai sejumlah dewa, di antaranya adalah Zeus, Dewa Petir. Ia bisa menghukum siapa saja dengan petir yang bisa dilecut dari tangannya. Tiada ampun bagi korbannya.
Begitulah legenda. Namun lepas dari semua itu, kasus orang tersambar petir ternyata masih terjadi pada masa yang telah begitu modern ini. Terlebih naif sendiri, setelah lebih dari empat abad Benjamin Franklin menaklukkan petir dengan layang-layang yang digantungi kunci itu. Dalam hal ini, para pembaca budiman mungkin masih ingat dengan musibah yang dialami seorang pejabat di Batam beberapa tahun lalu ketika sedang mengayunkan stick golf-nya. Tanpa dinyana ia langsung roboh setelah sebuah petir menyambarnya.
Selain itu, tentunya masih segar dalam ingatan kita betapa menyedihkan nasib tiga dari delapan anak dari Kampung Parigi Kecamatan Pondok Aren, Tangerang, Jawa Barat, yang pada suatu sore (9/10) tengah bermain di sebuah persawahan. Mereka tewas seketika dengan tubuh hangus, juga akibat sambaran petir. Sore itu, seperti biasa mereka berhamburan meneduh ke sebuah gubuk yang ada di tengah persawahan begitu hujan tiba-tiba turun. Mereka pun tak pernah menaruh syak wasangka ketika petir mulai menyambar-nyambar, hingga suatu ketika sebuah di antaranya “terkirim” tepat mengenai gubuk tempat mereka meneduh. Rohmin, Uslani, dan Solihin langsung terjungkal tewas dengan tubuh hangus terbakar. (Kompas, 12/10)
Di rumah sakit Ashobirin, selagi masih dirawat akibat shock, Usriandi kakak Uslani yang sama-sama ikut berteduh di gubuk nahas itu, menceritakan kegetiran yang terjadi. "Ketika itu hujan memang deras. Tiba-tiba saja petir menyambar dan saya segera tak sadarkan diri."
Umumnya petir-petir pencabut nyawa ini memang mengincar korban yang tengah “bercanda” di wilayah datar yang terbuka. Di negara yang sudah terbilang maju sekalipun, seperti di Inggris, kasus petir makan korban juga masih terjadi. Salah satu kasus terjadi pada 14 September beberapa tahun lalu. Ketika itu seorang pria dewasa yang tengah melintas Taman Finsbury, London, tiba-tiba terpental ketika sebuah petir menyambarnya. Seperti juga korban lainnya, ia tewas seketika dengan tubuh terbakar.
Terdorong rasa ingin tahu yang mendalam, seorang fisikawan lalu melakukan penelitian terhadap tubuh korban. Menurut pengamatannya, pola lintasan arus listrik yang begitu tinggi dari sang petir nampak mengikuti jalur pembuluh darah vena. "Lintasannya mulai dari leher atas bahu sebelah kanan lalu melintas dada hingga rongga perut depan bagian bawah. Pola yang terjadi memang tak selalu demikian, namun nampaknya listrik petir mencari bagian tubuh yang memiliki resistensi rendah," ujarnya.
1.000.000 Volt
Menurut batasan fisika, petir adalah lompatan bunga api raksasa antara dua massa dengan medan listrik berbeda. Prinsip dasarnya kira-kira sama dengan lompatan api pada busi. Di alam sekitar kita, petir biasa terjadi pada awan yang tengah membesar menuju awan badai (Cumulonimbus). Sedemikian raksasanya sampai-sampai ketika petir itu melesat, tubuh awan akan terang dibuatnya. Dan, sebagai akibat udara yang terbelah, sambarannya yang rata-rata memiliki kecepatan 150.000 km/detik itu juga akan menimbulkan suara yang menggelegar, bunyi yang kemudian biasa kita sebut geluduk, guntur, atau halilintar. Dalam musim penghujan seperti saat inilah awan-awan jenis ini banyak terbentuk.
Di lain kesempatan, ketika akumulasi muatan listrik dalam awan tersebut telah membesar dan stabil, lompatan listrik (eletric discharge) yang terjadi pun akan merambah massa bermedan listrik lainnya, dalam hal ini adalah Bumi. Penghubung yang “digemari”, merujuk Hukum Faraday, tak lain adalah bangunan, pohon, atau tiang-tiang metal berujung lancip.
Memang belum pernah ada ilmuwan yang pernah menekuni langsung bagaimana terjadinya fenomena alam ini. Namun, mereka menduga hingga lompatan bunga api listriknya sendiri terjadi, ada beberapa tahapan yang biasanya dilalui. Pertama adalah pemampatan muatan listrik pada awan bersangkutan. Umumnya, akan menumpuk di bagian paling atas awan adalah listrik muatan negatif; di bagian tengah adalah listrik bermuatan positif, sementara di bagian dasar adalah muatan negatif yang berbaur dengan muatan positif. Pada bagian bawah inilah petir biasa berlontaran.
Besar medan listrik minimal yang memungkinkan terpicunya petir ini adalah sekitar 1.000.000 volt per meter. Bayangkan betapa mengerikannya jika lompatan bunga api ini mengenai tubuh makhluk hidup!
Akibat kondisi tertentu, Bumi yang cenderung menjadi peredam listrik statis, bisa pula ikut berinteraksi. Hal ini dimungkinkan jika pada suatu luasan tertentu terjadi pengkonsentrasian listrik bermuatan positif. Apakah itu di bawah bangunan atau pohon. Ketika beda muatan antara dasar awan dengan ujung bangunan/pohon sudah mencapai batas tertentu, akan menjadi suatu kejadian lumrah jika kemudian terjadi perpindahan listrik. Maka secara fisik kita akan melihatnya sebagai petir menyambar bangunan atau pohon. Muatan yang begitu besar selanjutnya akan segera menyebar ke seluruh bagian bangunan/pohon, untuk kemudian menjalar ke tanah dan ternetralisasi pada kedalaman yang mengandung air tanah.
Kondisi seperti itu sudah pasti amat berbahaya bagi orang-orang yang ada di sekitarnya. Jika sambarannya tak terlampau kuat, korbannya paling hanya mengalami cedera dan/atau shock. Namun jika serangannya kuat, seperti dialami tiga orang anak dari Kampung Parigi itu, korbannya akan tewas seketika karena selain terbakar ia akan menjadi “penghantar” listrik yang besarnya mencapai ribuan volt.
Kemajuan teknologi sebenarnya telah memungkinkan cara-cara pengendalian arus listrik yang begitu besar dari langit itu. Yakni, dengan penangkal petir di mana arus listrik yang begitu besar ditangkap sebuah atau sejumlah pucuk tembaga runcing lalu dialirkan lewat “jalan tol” berupa kawat tembaga yang terpasang di sisi bangunan dan langsung dibawa menuju air tanah.
Menurut penelitian, daerah serbuan petir sendiri tak selamanya merupakan daerah yang dinaungi awan-awan besar. Sejumlah kasus menunjukkan bahwa suatu daerah pernah mendapat sambaran petir hebat meski langit di atasnya bersih dari awan. Contoh paling ekstrem yang pernah dicatat terjadi di Hereford, Inggris. Suatu ketika sebuah petir kuat menyerbu sebuah gedung setelah petir ini menempuh perjalanan sekitar lima mil dari “pusatnya”. Dari kejauhan sejumlah saksi melihatnya sebagai pemandangan yang begitu indah sekaligus mengerikan. (Handbook of Unusual Natural Phenomena, 1986).
Itu sebabnya di musim hujan kita lebih baik tak usah bermain-main di wilayah terbuka atau bernaung di bawah pohon pada saat hujan. Ini semata-mata untuk menghindar dari kemungkinan yang tak diinginkan. Sebab, kita tak pernah bisa menduga apakah tanah yang sedang kita pijak telah berpotensi menjadi penarik petir atau tidak.
Begitulah legenda. Namun lepas dari semua itu, kasus orang tersambar petir ternyata masih terjadi pada masa yang telah begitu modern ini. Terlebih naif sendiri, setelah lebih dari empat abad Benjamin Franklin menaklukkan petir dengan layang-layang yang digantungi kunci itu. Dalam hal ini, para pembaca budiman mungkin masih ingat dengan musibah yang dialami seorang pejabat di Batam beberapa tahun lalu ketika sedang mengayunkan stick golf-nya. Tanpa dinyana ia langsung roboh setelah sebuah petir menyambarnya.
Selain itu, tentunya masih segar dalam ingatan kita betapa menyedihkan nasib tiga dari delapan anak dari Kampung Parigi Kecamatan Pondok Aren, Tangerang, Jawa Barat, yang pada suatu sore (9/10) tengah bermain di sebuah persawahan. Mereka tewas seketika dengan tubuh hangus, juga akibat sambaran petir. Sore itu, seperti biasa mereka berhamburan meneduh ke sebuah gubuk yang ada di tengah persawahan begitu hujan tiba-tiba turun. Mereka pun tak pernah menaruh syak wasangka ketika petir mulai menyambar-nyambar, hingga suatu ketika sebuah di antaranya “terkirim” tepat mengenai gubuk tempat mereka meneduh. Rohmin, Uslani, dan Solihin langsung terjungkal tewas dengan tubuh hangus terbakar. (Kompas, 12/10)
Di rumah sakit Ashobirin, selagi masih dirawat akibat shock, Usriandi kakak Uslani yang sama-sama ikut berteduh di gubuk nahas itu, menceritakan kegetiran yang terjadi. "Ketika itu hujan memang deras. Tiba-tiba saja petir menyambar dan saya segera tak sadarkan diri."
Umumnya petir-petir pencabut nyawa ini memang mengincar korban yang tengah “bercanda” di wilayah datar yang terbuka. Di negara yang sudah terbilang maju sekalipun, seperti di Inggris, kasus petir makan korban juga masih terjadi. Salah satu kasus terjadi pada 14 September beberapa tahun lalu. Ketika itu seorang pria dewasa yang tengah melintas Taman Finsbury, London, tiba-tiba terpental ketika sebuah petir menyambarnya. Seperti juga korban lainnya, ia tewas seketika dengan tubuh terbakar.
Terdorong rasa ingin tahu yang mendalam, seorang fisikawan lalu melakukan penelitian terhadap tubuh korban. Menurut pengamatannya, pola lintasan arus listrik yang begitu tinggi dari sang petir nampak mengikuti jalur pembuluh darah vena. "Lintasannya mulai dari leher atas bahu sebelah kanan lalu melintas dada hingga rongga perut depan bagian bawah. Pola yang terjadi memang tak selalu demikian, namun nampaknya listrik petir mencari bagian tubuh yang memiliki resistensi rendah," ujarnya.
1.000.000 Volt
Menurut batasan fisika, petir adalah lompatan bunga api raksasa antara dua massa dengan medan listrik berbeda. Prinsip dasarnya kira-kira sama dengan lompatan api pada busi. Di alam sekitar kita, petir biasa terjadi pada awan yang tengah membesar menuju awan badai (Cumulonimbus). Sedemikian raksasanya sampai-sampai ketika petir itu melesat, tubuh awan akan terang dibuatnya. Dan, sebagai akibat udara yang terbelah, sambarannya yang rata-rata memiliki kecepatan 150.000 km/detik itu juga akan menimbulkan suara yang menggelegar, bunyi yang kemudian biasa kita sebut geluduk, guntur, atau halilintar. Dalam musim penghujan seperti saat inilah awan-awan jenis ini banyak terbentuk.
Di lain kesempatan, ketika akumulasi muatan listrik dalam awan tersebut telah membesar dan stabil, lompatan listrik (eletric discharge) yang terjadi pun akan merambah massa bermedan listrik lainnya, dalam hal ini adalah Bumi. Penghubung yang “digemari”, merujuk Hukum Faraday, tak lain adalah bangunan, pohon, atau tiang-tiang metal berujung lancip.
Memang belum pernah ada ilmuwan yang pernah menekuni langsung bagaimana terjadinya fenomena alam ini. Namun, mereka menduga hingga lompatan bunga api listriknya sendiri terjadi, ada beberapa tahapan yang biasanya dilalui. Pertama adalah pemampatan muatan listrik pada awan bersangkutan. Umumnya, akan menumpuk di bagian paling atas awan adalah listrik muatan negatif; di bagian tengah adalah listrik bermuatan positif, sementara di bagian dasar adalah muatan negatif yang berbaur dengan muatan positif. Pada bagian bawah inilah petir biasa berlontaran.
Besar medan listrik minimal yang memungkinkan terpicunya petir ini adalah sekitar 1.000.000 volt per meter. Bayangkan betapa mengerikannya jika lompatan bunga api ini mengenai tubuh makhluk hidup!
Akibat kondisi tertentu, Bumi yang cenderung menjadi peredam listrik statis, bisa pula ikut berinteraksi. Hal ini dimungkinkan jika pada suatu luasan tertentu terjadi pengkonsentrasian listrik bermuatan positif. Apakah itu di bawah bangunan atau pohon. Ketika beda muatan antara dasar awan dengan ujung bangunan/pohon sudah mencapai batas tertentu, akan menjadi suatu kejadian lumrah jika kemudian terjadi perpindahan listrik. Maka secara fisik kita akan melihatnya sebagai petir menyambar bangunan atau pohon. Muatan yang begitu besar selanjutnya akan segera menyebar ke seluruh bagian bangunan/pohon, untuk kemudian menjalar ke tanah dan ternetralisasi pada kedalaman yang mengandung air tanah.
Kondisi seperti itu sudah pasti amat berbahaya bagi orang-orang yang ada di sekitarnya. Jika sambarannya tak terlampau kuat, korbannya paling hanya mengalami cedera dan/atau shock. Namun jika serangannya kuat, seperti dialami tiga orang anak dari Kampung Parigi itu, korbannya akan tewas seketika karena selain terbakar ia akan menjadi “penghantar” listrik yang besarnya mencapai ribuan volt.
Kemajuan teknologi sebenarnya telah memungkinkan cara-cara pengendalian arus listrik yang begitu besar dari langit itu. Yakni, dengan penangkal petir di mana arus listrik yang begitu besar ditangkap sebuah atau sejumlah pucuk tembaga runcing lalu dialirkan lewat “jalan tol” berupa kawat tembaga yang terpasang di sisi bangunan dan langsung dibawa menuju air tanah.
Menurut penelitian, daerah serbuan petir sendiri tak selamanya merupakan daerah yang dinaungi awan-awan besar. Sejumlah kasus menunjukkan bahwa suatu daerah pernah mendapat sambaran petir hebat meski langit di atasnya bersih dari awan. Contoh paling ekstrem yang pernah dicatat terjadi di Hereford, Inggris. Suatu ketika sebuah petir kuat menyerbu sebuah gedung setelah petir ini menempuh perjalanan sekitar lima mil dari “pusatnya”. Dari kejauhan sejumlah saksi melihatnya sebagai pemandangan yang begitu indah sekaligus mengerikan. (Handbook of Unusual Natural Phenomena, 1986).
Itu sebabnya di musim hujan kita lebih baik tak usah bermain-main di wilayah terbuka atau bernaung di bawah pohon pada saat hujan. Ini semata-mata untuk menghindar dari kemungkinan yang tak diinginkan. Sebab, kita tak pernah bisa menduga apakah tanah yang sedang kita pijak telah berpotensi menjadi penarik petir atau tidak.
Thursday, February 17, 2011
Berikut Adalah 7 Daftar Orang Yang Tertimpa Sial Tapi Masih Hidup
ungkin mereka bukan orang yang paling tidak beruntung, memang masih banyak orang yang menderita kelaparan atau penyakit yang tidak bisa disembuhkan, tapi setidaknya, orang-orang ini selalu berada di tempat yang salah di waktu yang salah dan masalahnya berulang-ulang.

Apa mungkin mereka ada dikutuk atau gimana? ndak jelas, tapi coba kita baca barengan ya ceritanya gimana:
7. Jason and Jenny Cairns-Lawrence
Kesialan: Sering banget kena serangan teroris!
Kesialan: Sering banget kena serangan teroris!
a. 11 September, World Trade Center, Pasangan ini persis berada di New York pada saat menara kembar tadi jatuh dan hancur
b. 7 Juli 2005, pada saat mereka sedang berada di London, mereka sekali lagi berada di kota dimana serangkaian bom meledak di stasiun kereta bawah tanah
c. 2008, akhirnya mereka berpikir untuk tidak berwisata ke kota-kota gedhe, dan ngelirik Mumbay, India, dan akhirnya berakhirlah pasangan ini sekali lagi berada di kota dimana adanya teror bom dan penembakan yang menelan ratusan jiwa.
b. 7 Juli 2005, pada saat mereka sedang berada di London, mereka sekali lagi berada di kota dimana serangkaian bom meledak di stasiun kereta bawah tanah
c. 2008, akhirnya mereka berpikir untuk tidak berwisata ke kota-kota gedhe, dan ngelirik Mumbay, India, dan akhirnya berakhirlah pasangan ini sekali lagi berada di kota dimana adanya teror bom dan penembakan yang menelan ratusan jiwa.
Pasangan ini mungkin bisa dibandingkan dengan Regina Rohde, cuman Regina mengalami dua kali saja, pertama di saat dia masih siswa di Columbine High School, dan menjadi saksi mata pembantaian dengan penembakan, dan jadi salah satu sejarah terburuk dunia dalam penembakan. Delapan tahun kemudian, Regina menjalani Pascasarjana di Virgina Tech, dan dia sekali lagi menjadi saksi mata penembakan yang lebih buruk lagi dan sampai sekarang menjadi rekor pembantian terburuk dalam sejarah sekolah.
6. Violet Jessop
Kesialan: Hampir tenggelam di kapal pesiar.. tiga kali!

Legenda di kalangan para kapten kapal bahwa wanita dilarang berada di kapal pada saat menarik sauh mungkin ada benarnya ketika kita membaca cerita ini.
6. Violet Jessop
Kesialan: Hampir tenggelam di kapal pesiar.. tiga kali!
Legenda di kalangan para kapten kapal bahwa wanita dilarang berada di kapal pada saat menarik sauh mungkin ada benarnya ketika kita membaca cerita ini.
Cerita Violet dimulai pada saat dia bekerja sebagai kru di Olympic, ‘adik’ kapal Titanic. 20 September 1911, Olympic bertabrakan dengan kapal tempur Inggris, untungnya ia selamat. Karena itulah, akhirnya Violet pindah ke kapal berikutnya: Titanic!
Ya mungkin ndak perlu cerita panjang lebar lah soal Titanic, toh semuanya sudah denger juga kan? Nah.. abis dari Titanic, Violet mulai tobat dan menjauh dari kapal, secara mungkin dia sudah trauma juga gara2 Titanic kali ya? Psst: kapten kapal Olympic dan Titanic pas kejadian itu samaL Edward J. Smith
Setelah beberapa lama ndak di laut, akhirnya Violet kangen dan kembali lagi jadi perawat di kapal Britannic. 1916, kapal tadi menabrak ranjau, dan sekali lagi Violet selamat, mungkin akhirnya karena dia merasa laut bermusuhan dengan dia, akhirnya Violet menjauh dari laut.
Pada saat meninggal gara-gara gagal jantung pada 1971, jazadnya dilarung ke laut…
5. Robert Todd Lincoln
Kesialan: Kenal banyak presiden,.. dan semuanya mati tertembak!

Bokap Robert ini siapa lagi kalo bukan Abrahm Lincoln? Nah.. ceritanya dimulai dari bokapnya sendiri.
Kesialan: Kenal banyak presiden,.. dan semuanya mati tertembak!
Bokap Robert ini siapa lagi kalo bukan Abrahm Lincoln? Nah.. ceritanya dimulai dari bokapnya sendiri.
Pada umur 21 taun, Abrahm Lincoln terbunuh, kemudian, Robert masuk ke dalam dunia politik dan berada di posisi Menteri Perang dibawah pemerintahan James Garfield.
1811, 4 bulan setelah Robert diangkat sebagai mentri, pada saat mereka berdua sedang dalam perjalanan ke New Jersey, Presiden James Garfield ditempak juga
Setelah hampir 20 tahun tidak ada presiden yang dikenalnya mati tertembak, akhirnya dia diundang ke acara presiden McKinley. Memang Robert bukan jadi saksi mata sih, tapi setidaknya dia berada di ruangan yang sama dengan presiden McKinley pada saat beliau tertembak!
Semenjak saat ini, semua undangan dari Presiden manapun selalu ditolak, dengan alasan ‘Sadar diri’ kali ya?
4. Ann Hodges
Kesialan: ditimpa meteor!

Ah.. masa kaya gitu sial? Percaya atau tidak dia adalah satu-satunya manusia di dunia yang ditimpa metor! Pada 30 November 1954, Ann Hodges tidur siang di sifa kamarnya, dan tanpa diketahuinya, ada meteor yang jatuh dari langit. Batu chondrite ini pecah menjadi tiga bagian dan salah satunya melukai Ann di pinggangnya.
4. Ann Hodges
Kesialan: ditimpa meteor!
Ah.. masa kaya gitu sial? Percaya atau tidak dia adalah satu-satunya manusia di dunia yang ditimpa metor! Pada 30 November 1954, Ann Hodges tidur siang di sifa kamarnya, dan tanpa diketahuinya, ada meteor yang jatuh dari langit. Batu chondrite ini pecah menjadi tiga bagian dan salah satunya melukai Ann di pinggangnya.
Kesialan tidak sampai disitu. Angkatan Udara AS, langsung datang dengan helikopter dan meminta batuan tadi tanpa ada kompensasi, karena marah, akhirnya suami Ann dengan bantuan pengacara mengambil kembali bati yang ada, dan akhirnya berniat membeli batu tadi seharga 5.000 dollar (tahun 54, itu gedhe buanget kan?). Tapi pemilik rumah (ternyata keluarga Ann menyewa rumah), Bertie Guy, meminta uang tadi sebagai ganti rugi kerusakan rumah.
Karena tidak tahan terus menerus jadi rebutan, akhirnya batu tersebut disumbangkan ke Alabama Museum of Natural History, dan ceritanya berakhir disitu!
3. Roy Sullivan
Kesialan: Disambar petir, tujuh kali!

Secara statistik, kemungkinan orang tersambar petir adalah 1 banding 3 ribu. Jadi, kalo sampe tujuh kali, nah, 3 ribu dipangkat tujuh deh…. hitung sendiri!
Kesialan: Disambar petir, tujuh kali!
Secara statistik, kemungkinan orang tersambar petir adalah 1 banding 3 ribu. Jadi, kalo sampe tujuh kali, nah, 3 ribu dipangkat tujuh deh…. hitung sendiri!
Roy Sullivan adalah penjaga taman nasional di Shenandoah National Park, Virginia. Kejadian pertama adalah pada saat dia berada di menara penjaga, Roy dihantam petir pada 1942. Kedua dan selanjutnya adalah pada saat menyetir mobil meninggalkan taman, pada saat memancing, dan pada saat berada di pos penjagaan. Ini lebih aneh lagi, apalagi sampai petir menyerang pada saat berada di dalam gedung kan?
Serangan ke lima terjadi pada saat Roy sedang menggantung pakaian bersama istrinya, dan serangan keenam dilaporkan bahwa Roy merasa ‘awan mengejarnya.’ Tapi bukan petir yang akhirnya mengambil nyawanya. Roy menembak dirinya sendiri pada usia 71 tahun!
2. Jeanne Rogers
Kesialan: Banyak Hal!
Kesialan: Banyak Hal!
Petir: disambar dua kali: 9 Milyar banding satu. Jeanne Rogers kena dua kali berturut-turut!
Waktu umur 18, pada liburan dengan kapal pesiar, Jeanne jatuh ke laut karena terlalu minggir. Temannya berusaha menolong, tapi terpeleset dan akhirnya pingsan. Baru setelah temannya tadi siuman, baru akhirnya temannya meminta agar perahunya diputar balik dan menarik dia dari air.
Beberapa tahun kemudian, anaknya Jeanne berteriak “Mama, burung lucu,” dan pada saat itu, seekor kelelawar menyambar kulit kepalanya. Setiap orang yang dimintai pertolongan malah ketakutan dan menutup pintu sampai akhirnya dia terpaksa membawa mobil temannya sendiri, karena temannya terlalu takut untuk membawanya ke rumah sakit.
Selain itu juga beberapa hal terjadi dalam kehidupan Jeanne: dirampok, ditembak, dicekik, jatuh ke dalam lubang dan banyak hal lagi!
1. Tsutomu Yamaguchi
Kesialan: Hanya ada dua kota yang hancur akibat bom atom, dan Tsutomu ada di dua kota itu, pada saat ledakan!

Tsutomu Yamaguchi, lahir 1916,
1. Tsutomu Yamaguchi
Kesialan: Hanya ada dua kota yang hancur akibat bom atom, dan Tsutomu ada di dua kota itu, pada saat ledakan!
Tsutomu Yamaguchi, lahir 1916,
Ia sedang berada dalam perjalanan untuk menjalankan bisnis di Hiroshima pada tanggal 6 Agustus 1945. Pada saat sedang turun dari tram, bom atom meledak. Gendang telinganya pecah dan ia menderita kebutaan sementara. Setelah akhirnya berhasil lolos dan mendekam semalam di perlindungan, akhirnya ia kembali ke kota kelahirannya… Nagasaki
Nagasaki… beberapa hari kemudian
Tsutomu berada di kantor dengan atasannya, dan menceritakan berbagai pengalaman mengerikan dengan bom atom, persis ketika dia baru selesai ceria, bom meledak lagi di… Nagasaki
Tsutomu berada di kantor dengan atasannya, dan menceritakan berbagai pengalaman mengerikan dengan bom atom, persis ketika dia baru selesai ceria, bom meledak lagi di… Nagasaki
Untungnya (hehe dibalik kesialan selalu ada untung ya) Tsutomu masih hidup dan menceritakan semua hal ini.
Friday, February 11, 2011
Foto - foto Insiden Terkonyol Sepanjang Sejarah
Kecelakaan ataupun insiden bisa terjadi karena kekurang hati-hatian, ataupun juga faktor lainnya diluar kendali kita. Pastinya tidak ada yang menghendaki sebuah insiden ataupun kecelakaan itu terjadi pada diri kita ataupun orang-orang terdekat kita. Berikut kami berhasil kumpulkan dari berbagai sumber foto-foto unik bisa lucu bisa tragis dan menyedihkan yang berhubungan dengan kecelakaan. Kita ambil hikmahnya saja.

Maunya niru adegan film Titanic, eh koq ya burung itu nabrak seenaknya, ditilang baru tau rasa lho

Apes benar toko ini, didatangi tamu tak diundang bukannya mo beli malah ngerusak

Tabrakan yang beda kelas, gimana ya ini

Kalo mau lewat dikira-kira dulu dunk jangan asal sikat aja gini nih kejadiannya kalo asal

Begini nih kalo tidak ada yang mau mengalah, bersabar dikitlah dari pada celaka gini

Pilot pesawat ini rupanya nggak tahan lihat pemandangan di pantai, ngelamun atau pengen lihat dengan dekat pemandangannya, nggak tau deh

Ini jadinya kalo tidak bisa mengukur diri, penting kita mengetahui tentang diri sendiri

Panjang banget nih mobil, apa pernah diolesin pake ramuan Mak Erot yah, kalo gini kan jadi susah sendiri

Wah begini jadinya kalo yang bangun gedung untuk parkir korupsi atau kurang perhitungan kali yah , fatal jadinya

Lha kalau yang satu ini saking semangatnya mau menang, kebeletpun ditahan aja eh nggak kuat juga deh, apa ngga malu tuh.
Maunya niru adegan film Titanic, eh koq ya burung itu nabrak seenaknya, ditilang baru tau rasa lho
Apes benar toko ini, didatangi tamu tak diundang bukannya mo beli malah ngerusak
Tabrakan yang beda kelas, gimana ya ini
Kalo mau lewat dikira-kira dulu dunk jangan asal sikat aja gini nih kejadiannya kalo asal
Begini nih kalo tidak ada yang mau mengalah, bersabar dikitlah dari pada celaka gini
Pilot pesawat ini rupanya nggak tahan lihat pemandangan di pantai, ngelamun atau pengen lihat dengan dekat pemandangannya, nggak tau deh
Ini jadinya kalo tidak bisa mengukur diri, penting kita mengetahui tentang diri sendiri
Panjang banget nih mobil, apa pernah diolesin pake ramuan Mak Erot yah, kalo gini kan jadi susah sendiri
Wah begini jadinya kalo yang bangun gedung untuk parkir korupsi atau kurang perhitungan kali yah , fatal jadinya
Lha kalau yang satu ini saking semangatnya mau menang, kebeletpun ditahan aja eh nggak kuat juga deh, apa ngga malu tuh.
Tuesday, February 1, 2011
Luar Biasa!!! Wanita 44 Tahun Ini Selamat Setelah Di Tabrak Mobil ( Full Pict )
Ini adalah saat yang mengejutkan seorang perempuan ditabrak oleh sebuah mobil ngebut dan terlempar 12 meter ke udara. Ajaibnya, wanita 44 tahun selamat dari kecelakaan menakjubkan. rekaman CCTV menangkap saat mobil menabrak perempuan itu saat ia berjalan di sepanjang jalan di Brasil pada hari Sabtu.
Wanita tak dikenal – yang pulang dari kerja di 6:00 nampak jungkir balik naik ke kap mobil dan terlemparkan lebih dari 12 meter sepanjang jalan sebelum ia jatuh. Pengendara mobil yang melaju berhenti di sisi wanita yang berbaring terluka. Kamera dari sebuah gedung di dekatnya menangkap tabrakan dan kedatangan mobil polisi. G1.Globo.com situs Brasil mengatakan seorang tetangga dibangunkan pada suara kecelakaan di kota Belem.
Ana Christina Santana, 55, mengatakan dia berpikir pada awalnya bahwa dua mobil yang bertabrakan. Tapi ketika ia melihat luar dan melihat wanita itu, yang terliputi darah dan berbaring di trotoar, ia menyadari kebenaran mengerikan. Sopir, katanya, sambil menangis menangis untuk bantuan dan mengemis pengampunan. Luar biasa, katanya, korban – seorang pelayan di rumah keluarga kaya – dalam keadaan sadar dan mampu memberikan alamatnya.
Sopir sangat ingin membantu korban, katanya, tetapi tidak mampu. Dia mengatakan sopir panik dan tidak berhenti menangis. Wanita itu dilarikan ke rumah sakit, mengherankan, ia selamat dengan hanya luka ringan pada lengan dan tulang selangka. Video, yang telah diposting di YouTube, yang sekarang telah menyebar bagaikan virus, dan diambil oleh blog dan website di seluruh dunia. Hal ini juga telah ditampilkan pada US TV pada acara Good Morning America dimana presenter terlihat begitu terkejut oleh rekaman dan terdengar di video saat ia sedang mengekspresikan shock-nya dari kamera.
Amazing!!! Selamat Dari Kecelakaan Karena Melindungi Bayinya
Seorang ayah menceritakan telah selamat dengan ajaib setelah ia melindungi bayinya dengan tubuhnya ketika sebuah mobil lepas kendali menabrak mereka saat mereka berjalan di trotoar.
Miracle: Andrew Leech protects his son Hayden as a runaway car pins the pair up against a wall.
Mengherankan rekaman menunjukkan saat kendaraan Mr Hayden melaju kencang meluncur ke tepi jalan menghantam Andrew Leech yang sedang menggendong anak bayinya berusia empat bulan dalam pelukannya.
Ketika mobil mendekati Mr Leech secara naluriah berbalik dan melindungi anaknya, mengambil resiko sepenuhnya. Akibatnya dia terjepit di dinding, yang membuat kakinya patah, tapi aneh dan luar biasa ia masih bisa tenang menggendong anaknya menurut beberapa saksi setelah kecelakaan.
Kakek Hayden luka parah setelah terlempar melalui udara akibat benturan mobil. Kecelakaan, yang ditangkap oleh kamera CCTV, memperlihatkan kereta Hayden terbang di udara. Ayah Australia menjadi emosional saat ia menceritakan kejadian yang berlangsung di Sydney pada tahun 2008, dalam sebuah wawancara televisi. “Dia beruntung masih berada di sini tapi ia tidak dimaksudkan untuk pergi hari itu,” katanya. Dia mengatakan ia memikirkan saat mengerikan setiap hari.
Lucky to be alive: Mr Leech and his son had been walking along the pavement when the 82-year-old driver had a heart attack at the wheel.
“Aku tidak perlu diingatkan itu. Ini menjadi hal pertama yang muncul dalam pikiran saya langsung. Kejadian itu selalu muncul dalam ingatan terus menghantui” katanya. Mr Leech berkata ia secara naluriah berbalik untuk melindungi anak bayinya dalam sepersekian detik sebelum mobil menabraknya.
Mobil itu dikemudikan oleh pria 82 tahun yang mengalami serangan jantung di belakang kemudi. Dan sekarang sudah pulih kembali keadaannya.
Friday, January 28, 2011
Tragis!!! Tragedi Pecahnya Kapal Yang Di Hantam Badai Di Christmas Island
Kecelakaan yang mengerikan terjadi dekat Christmas Island, Kapal Tenggelam, Sedikitnya 50 pencari suaka, termasuk anak-anak, dikhawatirkan tewas, Rabu (15/12), setelah kapal mereka hancur berkeping-keping di laut yang bergolak di lepas pantai Australia dan para saksi mata yang tak berdaya hanya bisa menyaksikan kengerian itu.
Overwhelmed: Waves pound the fragile craft to pieces off the coast of Christmas Island, flinging Iraqi and Iranian refugees on to the rocks.
Desperate flight: The boat had travelled from Indonesia with around 80 people on board. 50 are feared dead.
Menurut Royal Flying Doctor Service sebagaimana diberitakan AFP, sebanyak 36 orang terluka, termasuk tiga orang kritis, dalam bencana di lepas pantai Christmas Island itu. Penduduk setempat menyaksikan kengerian itu sebagai tragedi di depan mereka, yang tak berdaya untuk membantu para korban yang terempas di bebatuan dan dihajar puing-puing kapal ketika mereka mengapung di laut yang berputar-putar.
“Ada anak-anak di dalam air. Ada satu anak yang sangat kecil di jaket pelampung yang mengambang terlengkup dalam waktu yang sangat lama, pasti sudah tewas,” kata seorang pemilik toko souver setempat, Simon Prince, kepada Sky News. “Ini sesuatu yang saya tidak akan lupa dalam waktu singkat.”
Fight for survival: Some refugees managed to don life jackets as they desperately clung to pieces of wreckage.
Rescue effort: Locals on Christmas Island make desperate attempts to help the asylum seekers but are unable to enter the water due to the swell.
Para penduduk, yang terbangun menjelang fajar karena mendengar jeritan para korban, mengumpulkan jaket pelampung dan bergegas ke tebing-tebing kapur bergerigi untuk membantu para korban, tetapi angin kencang meniup kembali pelampung ke darat. “Kami bisa mendengar teriakan itu,” kata Ingrid Avery sambil menangis kepada Radio Melbourne. “Jeritan, teriakan dan saya bisa mendengar teriakan anak-anak.”
Saksi lain, Phillip Stewart mengatakan, ia melihat orang-orang tenggelam setelah kapal mereka pecah karena dihantam gelombang besar ke tebing bergerigi di pulau terpencil itu. “Tragedi itu berlangsung selama beberapa waktu dan kami melihat orang-orang itu benar-benar tenggelam,” katanya. Kapal Angkatan Laut berhasil menyelamatkan beberapa orang dari air, tetapi pihak berwenang belum dapat memastikan jumlah korban tewas, hilang atau yang selamat.
Families: One of the asylum seekers can be seen holding his child in his arms as he battles the raging sea (top right).
Wreckage: The boat, believed to have travelled from Indonesia, was destroyed.
Pemerintah Australia mengatakan insiden tragis yang terjadi di bagian Samudra Hindia dari Christmas Island itu melibatkan kapal ilegal. Kapal itu diduga merupakan kapal ikan asal Indonesia yang disewa para imigran gelap. Para saksi mata mengatakan, kapal itu penuh sesak dengan penumpang, kebanyakan keluarga, dan sejumlah orang berbaring lesu dan sakit di geladak yang hanyut tanpa daya listrik dan menabrak bebatuan.
“Gelombang datang dan perahu itu menghantam bebatuan dan kemudian menghancurkan perahu, orang-orang kemudian mengapung di sekitarnya,” kata anggota dewan lokal, Kamar Ismail, kepada AFP. Ismail mengatakan, penduduk setempat telah mencoba yang terbaik untuk menarik mereka yang selamat dari air. “Namun kami tidak bisa berbuat banyak karena laut sangat, sangat bergejolak. Setelah menghantam batu, kapal itu hancur berkeping-keping. Saya mendengar orang berteriak minta tolong, kami hanya berkata kepada mereka, ‘Kami tidak bisa, kami tidak bisa berbuat banyak, kami hanya bisa melemparkan jaket, itu saja.’”
Desperate: Survivors cling to the remains of the boat.
In trouble: The boat, which appears to have lost power, is swept towards the cliffs on Christmas island.
Negara asal orang-orang di atas kapal kayu itu belum dikonfirmasi tetapi laporan mengatakan, mereka kebanyakan dari Iran dan Irak. Ribuan pencari suaka asal Irak, Afganistan dan Sri Lanka telah menyeberang Australia tahun ini, sering dengan kapal ikan yang reyot dari Indonesia.
Christmas Island, sebuah pulau kecil dan terpencil di Samudra Hindia yang berjarak sekitar 2.650 kilometer di sebelah barat laut Perth. Di pulau itu Australia memiliki pusat penahanan imigrasi utama dan semua pencari suaka yang tiba dengan perahu dibawa ke sana.
Concern: Locals watch as lifejackets are thrown to the people in the water.
Hope: The asylum seekers grab lifejackets in the aftermath.
Sedikitnya 100 orang berada di kapal saat kapal yang mereka tumpangi hancur menabrak karang yang terdapat di Pulau Christmas. 28 Orang, termasuk anak-anak, tewas ketika kapal kayu mereka kandas. Ada 44 orang yang selamat dalam insiden ini.
Menteri Imigrasi Australia Chris Bowen mengatakan, pihaknya masih belum bisa memastikan berapa banyak orang di atas kapal. “Orang-orang yang selamat mengatakan, ada sekitar 70 hingga 100 orang berada di atas kapal,” katanya seperti dilansir news.com.au, Kamis (16/12/2010).
“Tapi kita benar-benar tidak tahu dan kita tidak menginginkan hal ini terjadi,” kata Bowen, sembari menambahkan kondisi cuaca di daerah itu saat ini memang sangat berbahaya. Saat ini belum bisa ditentukan apakah perahu tersebut berada di perairan Indonesia sebelum mereka tiba di Pulau Christmas. “Keberadaan mereka sebelumnya tidak terlacak,” kata Bowen.
Insiden ini bermula saat kapal kayu mula-mula terlihat terombang-ambing oleh ombak besar sebelum kemudian menabrak batu-batu cadas di pinggir pantai Christmas Island, dan kemudian kapal pecah. Warga setempat yang tinggal di Flying Fish Cove, tempat kapal itu tampaknya mencoba berlabuh, menceritakan mereka terbangun Rabu pagi, setelah mendengar suara jeritan yang sangat keras.
Sebagian warga kemudian bergegas datang ke arah sumber suara dan menyaksikan kapal itu tenggelam; mereka melihat beberapa laki-laki, perempuan dan anak-anak terlempar ke laut. Warga melemparkan tali dan pelampung dari atas bukit batu untuk menyelematkan para korban. Tiga kapal angkatan laut Australia juga dikerahkan dalam operasi penyelamatan itu, yang mendapat banyak halangan karena kondisi laut yang sulit.
Kapal itu diyakini oleh aparat Australia mengangkut sekitar 70 penumpang, yaitu orang-orang yang diduga sebagai pencari suaka dari Irak dan Iran, lapor wartawan BBC Nick Bryant dari Sydney. Christmas Island memiliki fasilitas penahanan pencari suaka besar dan tempat penahanan itu kini dihuni oleh 2 ribu orang.
Subscribe to:
Posts (Atom)